Tarjih Menjawab, Program Anyar dari TvMu akan Tayang Selama Ramadan

  • Bagikan
Tarjih Menjawab, Program Anyar dari TvMu akan Tayang Selama Ramadan

NGAJISANTRI.MY.ID, YOGYAKARTA—Tarjih Menjawab merupakan program anyar dari TV Muhammadiyah (TvMu) yang akan tayang 30 hari penuh di bulan Ramadan. Bekerjasama dengan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah beserta Pusat Tarjih Muhammadiyah Universitas Ahmad Dahlan, program ini akan mengudara setiap 30 menit jelang buka puasa.

Beragam dialog hal ihwal keagamaan akan disajikan untuk menambah wawasan keislaman terutama yang menyangkut aspek hukum dan fikih. Program ini akan dipandu kader-kader muda Muhammadiyah, dan diisi para pakar keagamaan terutama tafsir, fikih, dan hadis yang berada di lingkungan Muhammadiyah. Sehingga bukan hanya menemani pemirsa TvMu saat-saat buka puasa, namun juga mengisi waktu dengan menambah ilmu dan kebaikan.

“Program ini benar-benar menemani masyarakat saat jelang buka puasa dengan pengetahuan dan ajakan berhikmah, terutama aspek hukum dan fikih. Jadi masyarakat akan dapat konten yang lebih berkualitas yang bisa dinikmati bersama keluarga,” ujar Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Niki Alma Febriana Fauzi saat dimintai keterangan oleh tim redaksi NGAJISANTRI.MY.ID pada Jumat (25/03).

Ada pun materi yang akan dibahas dalam Tarjih Menjawab seputar Fikih, Akidah, Tafsir, Hadis, dan lain sebagainya. Teknis programnya sangat sederhana, yaitu host menanyakan problem-problem keagamaan yang sangat nyata melekat dalam kehidupan masyarakat. Diharapkan dengan adanya program ini dapat menjadi jalan keluar atas permasalahan keagamaan yang menghantui umat selama ini.

“Memang kami buat acara ini seperti semi talkshow, jadi host menanyakan problem-problem keagamaan yang memang terjadi, fakta, dan riil di kehidupan masyarakat. Bukan pertanyaan yang mengada-ada, tapi memang nyata,” ujar Qaem Aula Syahied selaku penanggungjawab materi program Tarjih Menjawab.

Sedikit bocoran, akan ada pertanyaan seputar keluarga atau hubungan orang tua dan anak. Misalnya, Bagaimana sikap orang tua bila anaknya terlibat dalam perbuatan asusila seperti hamil di luar nikah atau menghamili anak orang sebelum menikah?; Apa yang harus dilakukan orang tua bila anaknya ingin menikah beda agama?; dan lain sebagainya.

“Kami telah menjaring beragam pertanyaan yang selama ini butuh segera jawabannya. Semoga saja program ini dapat memberikan solusi-solusi yang mencerahkan bagi umat,” harap Qaem.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.