Munarman: Kalau Ada Fitnah ke FPI dan Saya Teroris, Orang Itu Kudet

  • Bagikan
Munarman: Kalau Ada Fitnah ke FPI dan Saya Teroris, Orang Itu Kudet

NGAJISANTRI.MY.ID – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur kembali menggelar sidang kasus terorisme dengan terdakwa eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman, Jumat 25 Meret 2022.

Agenda sidang yaitu mendengarkan duplik dari Munarman. Munarman mengatakan, dirinya dan juga FPI secara tegas menolak cara kekerasan, termasuk terorisme.

Pun, melalui duplik ini, Munarman ingin jelaskan bukti agar segala bentuk pelabelan serta framing diskriminasi terhadap FPI bisa berhenti.

Dia mengatakan, FPI pernah mengecam aksi bom Bali 2002 yang dianggap bukan sebagai bentuk jihad atau perjuangan dalam agama Islam.

“Sikap menolak kekerasan, terorisme dan berbagai peristiwa pemboman tersebut. Bukan saja terjadi baru-baru ini, bahkan sejak bom Bali 2002. FPI sudah mengecam dan menyatakan bahwa hal tersebut adalah tindakan terorisme bukan jihad,” kata Munarman dengan pengeras suara dalam proses sidang di PN Jaktim.



Dia menambahkan, tudingan terhadapnya dan FPI dengan mengaitkan teroris seperti sengaja didiskriminasi pihak tertentu. Bagi dia, jika ada yang memfitnahnya dan FPI sebagai teroris berarti kurang update alias kudet.

“Jadi, kalau ada fitnah bahwa FPI, dan saya baru-baru ini saja mengecam terorisme dan pemboman, maka orang tersebut kudet alias kurang update atau bahkan memang penjahat yang sengaja menyesatkan informasi dan sengaja mem-framing, me-labeling dan tukang fitnah,” jelas Munarman.

Pun, dia menekankan, FPI juga berupaya untuk bersikap adil, bahwa tindakan terorisme bisa dilakukan atau disangkut pautkan dengan apapun agamanya. Bahkan, semua kelompok dan organisasi termasuk organisasi atau instansi negara.

“Jadi, tidak boleh dan terlarang melabel, mem-framing dan mendakwa orang sebagai teroris semata-mata karena afiliasi politik ideologi. Sebab akan terjadi vonis guilty by association,” tuturnya.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.