Pagar Nusa Gelar Lomba Karya Tulis, Ini Ketentuannya

  • Bagikan

Jakarta, NGAJI SANTRI
Menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Festival IV, Pimpinan Pusat Perguruan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PP PSNU) Pagar Nusa menggelar Lomba Karya Tulis dengan tema Kiprah Pagar Nusa pada Bangsa, Negara, Agama, Ulama, dan Olahraga.

Lomba karya tulis ini terbagi ke dalam dua kategori yang mengakomodasi semua wartawan dan penulis di Indonesia.

Total hadiah yang dipersembahkan mencapai Rp 12.500.000. Untuk Juara I mendapatkan Rp 5.000.000, Juara II Rp 3.000.000, dan Juara III Rp 2.000.000. Sedangkan 5 Juara Favorit akan mendapatkan masing-masing Rp 500.000.

Adapun syarat dan teknis lomba adalah sebagai berikut:

Pertama, lomba karya tulis terbuka bagi wartawan dan penulis di Indonesia.

Kedua, karya yang diikutsertakan pada event Kejurnas dan Festival IV Pagar Nusa 2022 -Berdikasi dan Berprestasi ini merupakan karya asli atau otentik, bukan saduran, bukan terjemahan, dan bukan tergolong advertorial.

Ketiga, karya tulis yang dilombakan berbentuk artikel dengan tema Kiprah Pagar Nusa pada Bangsa, Negara, Agama, Ulama, dan Olahraga yang terdiri dari minimal 500 kata.

Keempat, setiap peserta boleh mengirimkan maksimal tiga karya tulis atau artikel yang sudah dipublikasikan pada kurun waktu tahun 2022.

Kelima, pengiriman karya tulis atau artikel paling lambat pada 26 Maret 2022, pukul 24.00 WIB dengan menyertakan link artikel atau karya tulis ke nomor WhatsApp (WA) 0813 1953 3665.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum (Waketum) PP Pagar Nusa, Edy Junaidi menerangkan bahwa kejurnas adalah amanat PD/PRT Pagar Nusa dalam masa kepengurusan yang wajib dilaksanakan sekali. Ia juga menyampaikan rasa syukur Kejurnas dapat diadakan dua tahun sekali di periode kepengurusan saat ini.

Sementara itu, Ketua Panitia, Sastro Adi mengatakan acara ini tetap konsisten menyuarakan tema Berdikari, Berprestasi. Setidaknya, panitia yang mendapat amanat dari PP Pagar Nusa menegaskan bahwa acara ini clear dari Pagar Nusa untuk Pagar Nusa.

“Seluruh pembiayaan dan segala hal yang diperlukan semua berasal dari Pagar Nusa. Semua pada akhirnya harus yakin dan bertanggung jawab pada kekuatan diri sendiri. Sebab, kemandirian adalah karunia terbesar yang diberikan Allah kepada kita,” ungkap Sastro Adi.

Kontributor: Nuriel Shiami Indiraphasa
Editor: Musthofa Asrori

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.