Jadi Tuan Rumah Rakernas PBNU, Ini Harapan Pengasuh Pesantren Cipasung

  • Bagikan

Tasikmalaya, NGAJI SANTRI 
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pengukuhan Lembaga dan Badan Khusus PBNU di Pondok Pesantren Cipasung, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (24/3/2022) malam.

 

Dalam sambutannya, Pengasuh Pondok Pesantren Cipasung, KH A Bunyamin Ruhiat menceritakan sejarah Muktamar ke-29 NU tahun 1994 di Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya yang mengantarkan KH M Ilyas Ruhiat menjadi Rais Aam PBNU dan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur sebagai Ketua Umum PBNU.

 

“Sebagaimana dimaklumi Pesantren Cipasung pada tahun 1994 telah dijadikan tempat Muktamar ke-29 NU. Kami teringat pada waktu Muktamar ke-29 NU sangatlah menegangkan. Karena waktu itu PBNU ada di satu sisi, sedang pemerintah di sisi lain,” ungkap Rais Syuriyah PBNU masa khidmah 2022-2027 itu.

 

Melihat fakta sejarah tersebut, Kiai Abun berharap kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama saat ini dan pemerintah agar selalu berdampingan dalam melaksanakan ukhuwah wathoniyah.

 

“Alhamdulillah, sekarang ini PBNU dan pemerintah berjalan dalam satu rel dan gerbong yang sama menuju Indonesia Maju,” ujar Kiai Abun.

 

Ulama kharismatik asal Tasikmalaya ini juga berharap program NU menuju satu abad ke depan dapat berjalan baik. “Mari kita berdoa semoga program NU menuju satu abad ke depan dapat berhasil dengan baik dan mendapat ridho Allah Swt, merawat jagat membangun peradaban,” tukasnya.

 

“Atas nama pimpinan pesantren kami mengucapkan terima kasih kepada PBNU yang telah memberi kehormatan kepada kami atas ditetapkannya Pesantren Cipasung sebagai lokasi Rapat Kerja Nasional PBNU masa khidmah 2022-2027 semoga menjadi barokah,” ucap Kiai Abun.

 

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengucapkan terima kasih atas dipilihnya Pondok Pesantren Cipasung sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional dan Pengukuhan Lembaga dan Badan Khusus PBNU masa khidmah 2022-2027.

 

“Atas nama masyarakat Jawa Barat mengucapkan terima kasih atas dipilihnya Pondok Pesantren Cipasung dalam pelaksanaan Rakernas dan Pengukuhan. Kita tunggu program-program kerja PBNU menyertai kita semua sampai 2027. Mudah-mudahan menghasilkan program-program sesuai yang diharapkan,” tandasnya.

  

Rakernas dan Pengukuhan Lembaga dan Badan Khusus PBNU yang mengusung tema Merawat Jagat Membangun Peradaban dihadiri langsung oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan jajaran pengurus PBNU, PWNU Jawa Barat, PCNU se-Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin.

 

Kontributor: Suci Amaliyah
Editor: Aiz Luthfi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.