Sindir Indonesia, Haikal Hassan: Al Quds Aja Mau Terapkan Khilafah

  • Bagikan
haikal hassan

NGAJISANTRI.MY.ID – Sebuah video yang memperlihatkan Sekjen HRS Center Haikal Hassan menyindir Indonesia dengan menyebut kota Yerusalem atau Al Quds ingin menerapkan sistem Khilafah, viral di media sosial.

Video Haikal Hassan sebut Al Quds ingin menerapkan khilafah dan kemudian menyindir Indonesia itu viral usai diunggah pengguna Twitter Speedtrap_, seperti dilihat pada Selasa 22 Maret 2022.

Dalam narasi cuitannya, netizen itu menyebut Haikal Hassan dengan sebutan ‘antek Orba’ dan pendusta yang bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, sang netizen juga menilai pendakwah kondang itu dengan nyata dan terang-terangan mendukung khilafah. “Si Antek orba Pendusta Mimpi ketemu Nabi Saw nyata pendukung Khilafah,” cuit netizen Speedtrap_.

Dilihat dari video itu, tampak Haikal Hassan tengah berkunjung ke kota Yerusalem atau lebih dikenal Al Quds. Ia pun lantas menunjuk sebuah spanduk yang terpasang di kota Al Quds itu.

Menurutnya, tulisan Arab yang tertera dalam spanduk itu menyebut bahwa Al Quds mau menerapkan sistem khilafah.

“Bapak ibu sekalian, lihat gak spanduk itu? Al Quds aja mau terapkan khilafah,” ujar Haikal Hassan, sembari menunjuk spanduk di Al Quds tersebut.

Terkait spanduk itu, Haikal pun lantas menyindir Indonesia. Ia mengatakan, tak mau membahas soal khilafah di NKRI lantaran nantinya dia akan dituding makar.

“Indonesia? Biar mereka yang bahas. Entar kalau saya bahas, makar! Laper. Makar siang, makar malam, makar subuh, makar pagi namanya sarapan,” tutur Haikal Hassan.



Lebih lanjut, Haikal pun kembali menegaskan bahwa Al Quds yang merupakan kota paling bersejarah di dunia itu ingin menerapkan sistem khilafah.

“Khilafah, Al Quds!,” tegas Haikal Hassan.

Sontak, unggahan video Haikal Hassan sebut Al Quds ingin terapkan khilafah dan lantas menyindir Indonesia itu menuai komentar warganet. Salah satunya, netizen pengguna akun Saddiyatsadino.

“Cabut aja Paspornya, biar jadi Gelandangan internasional ga ada manfaatnya buat NKRI, cuma bikin rusuh,” ujarnya. [Terkini]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.