Ketulusan Kyai Saryono Wakafkan Tanah Senilai Rp1,6 Miliar untuk NU

  • Bagikan

 Namanya Kyai Saryono. Domisili di dusun Ngentak, Baturetno, Banguntapan Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembawaannya rileks, santai dan mudah tersenyum.

Masjid Al-Muttaqin Ngentak menjadi saksi atas ikrar wakaf tanah seluas 327 m² dari Kyai Saryono dan keluarga. Diperkirakan, tanah itu mencapai Rp1,6 miliar. Lokasi tanah sangat strategis, di pinggir jalan, di depan SMA Banguntapan 1.

Semua yang hadir di Masjid Al-Muttaqin Ngentak berkaca-kaca saat menyaksikan pembacaan ikrar wakaf Kyai Saryono.

Bismillahirrohmanirrohim. Saya Saryono, di hadapan Bapak Kepala KUA Kapanewon Banguntapan selaku PPAIW, bertindak untuk dan atas nama saya sendiri mewakafkan tanah milik saya yang terletak di Kelurahan Baturetno Kapanewon Banguntapan Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta,” kata Kyai Saryono memulai pembacaan ikrar wakaf.

Baik yang di dalam masjid maupun di luar masjid diam penuh makna. Semua mata tertuju pada Kyai Saryono yang duduk di hadapan Kepala KUA Banguntapan, Ngatijan, S. Ag., MH.

Sekretaris MWC NU Banguntapan Irpan Muttaqin terlihat mengabadikan momen istimewa itu melalui ponselnya. Baginya, ini akan menjadi sejarah bagi NU Banguntapan.

Di saat semua tertegun itu, juga kamera jamaah yang terus memotret di sana-sini, Kyai Saryono meneruskan pembacaan ikrarnya.

“Nomor Sertifikat: 03104, luas tanah 327 M2. Tanah tersebut diurus oleh nadhir badan Hukum Yayasan Pendidikan Inovasi Bangsa (YPIB) Kabupaten Bantul yang diwakili oleh bapak M. Jamil dan disaksikan oleh bapak Siswadi, S. Ag dan bapak Rohwan, S. Ag., M. Si untuk keperluan Pendidikan Pondok Pesantren,” tegas Kyai Saryono melanjutkan.

“Teriring doa semoga Allah SWT menerima amal jariyah ini,” Kyai Saryono pungkasi pembacaan ikrarnya.

Semua yang hadir secara spontan secara koor bersuara: Amiiiiin.

Bendahara MWC NU Banguntapan KH Rohwan Hanafi juga mengabadikan prosesi ikrar melalui smartphone miliknya.

“HP-nya Pak Kyai Rohwan itu kokoh ya. Memorinya gede banget, jadi saksi sangat penting malam ini,” komentar Irpan Muttaqin yang datang bersama putri cantiknya.

KH Dr Zainudin, Wakil Rais Syuriah MWC NU Banguntapan, yang juga hadir di Masjid Al-Muttaqin tidak bisa menyembunyikan kebahagiannya.

“Ini momen istimewa, bersejarah. Kelak akan menjadi monumen penting bagi NU Banguntapan. Ayo kita bersama-sama bangun pesantren NU Banguntapan dengan penuh semangat. Jangan pernah mundur,” kata Kyai Zainuddin penuh energi.

Ada juga Kyai Nurul Huda SA, sosok kyai muda inspiratif yang datang ke acara ini dengan jalan kaki. Rumahnya memang tidak jauh dari Masjid Al-Muttaqin.

“Bahagia. Bangga dengan Kyai Saryono. Semoga berkah untuk NU dan umat,” tegasnya.

Hadir juga Kyai Jazim Kholis yang juga Ketua Ranting NU Banguntapan. Kyai Jazim yang biasa menjadi MC (master of ceremony) saat acara-acara MWC NU Banguntapan terlihat khusyu dan khidmat menyaksikan ikrar wakaf.

“Ayo diabadikan momen ini. Jangan lupa difoto, di-video. Biar nanti bisa disebarkan di jaringan warga NU melalui media sosial,” katanya penuh semangat.

Ketulusan Kyai Saryono dalam ikrar wakaf tanah ini juga disaksikan jamaah Masjid Al-Muttaqin dan grup rebana yang tampil sangat mengesankan. Grup rebana tampil dengan seragam peci merah, baju putih dan sarung.

Semua menjadi saksi. Tertegun, khusyu dan khidmat.

Para pejabat dan tokoh yang hadir tak bisa menyembunyikan bahagia dan rasa haru, walaupun sebagian wajah tertutup masker. Ada Rais Syuriah MWC NU Banguntapan KH Muhammad Jamil, Ketua MWC Drs Suko Raharjo, Kepala KUA Banguntapan, Ngatijan, S. Ag., MH. beserta stafnya, dan semua jamaah yang hadir.

Berikut ini teks ikrar wakaf Kyai Saryono.

Bismillahirrohmanirrohim

Saya Saryono

Dihadapan Bapak Kepala KUA Kapanewon Banguntapan selaku PPAIW
Bertindak untuk dan atas nama saya sendiri mewakafkan tanah milik saya
Yang terletak di Kelurahan Baturetno Kapanewon Banguntapan Kabupaten Bantul

Daerah Istimewa Yogyakarta

Nomor Sertifikat: 03104

Luas Tanah 327 M2

Tanah tersebut diurus oleh nadhir badan Hukum Yayasan Pendidikan Inovasi Bangsa (YPIB) Kabupaten Bantul yang diwakili oleh bapak M. Jamil dan disaksikan oleh bapak Siswadi, S. Ag dan bapak Rohwan, S. Ag., M. Si untuk keperluan Pendidikan Pondok Pesantren.
Teriring doa semoga Allah SWT menerima amal jariyah ini.

Di akhir prosesi ikrar wakaf dan ikrar penerimaan wakaf, KH Muhammad Jamil memimpin doa dan diamini semua yang hadir. ***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.