Gus Baha Jelaskan Cara Nabi Mendidik Istri-istrinya, Suami Wajib Tahu!

  • Bagikan

 Nabi Muhammad SAW adalah teladan sempurna bagi umat muslim. Beliau tidak hanya mengajarkan umatnya mengenai hukum Allah SWT, tetapi juga banyak hal dalam kehidupan sosial dan rumah tangga.

Salah satu yang diajarkan nabi, sebagaimana diabadikan dalam banyak kitab hadis adalah cara nabi mendidik istri-istrinya.

Pembahasan ini dijelaskan cukup gamblang oleh Kiai Haji (KH) Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha.

Gus Baha terlebih dahulu menyampaikan hadis tentang kondisi nabi ketika melakukan salat malam. hadis itu bunyi:

Dari Aisyah Ra, berkata: Saya pernah tidur di hadapan Rasulullah SAW dan kedua kakiku tepat di kiblat beliau. Jika beliau hendak sujud, maka beliau meraba kakiku dan aku pun menarik kedua kakiku. Dan ketika berdiri, maka aku pun keduanya. Saat itu tidak ada lampu di rumah.” (Muttafaqun Allahi)

Gus Baha kemudian mengajukan pertanyaan kepada jemaahnya, apakah kamu bisa meniru nabi yang tetap melakukan salat malam meskipun istri sedang tidur di depan?

Ulama asal Rembang ini kemudian melanjutkan penjelasannya dengan mengutip hadis dalam Kitab Shahih Muslim, yang berbunyi:

“Rasulullah SAW bertanya kepada saya pada suatu hari: ‘Wahai Aisyah, apakah Anda memiliki sesuatu (untuk dimakan pagi ini?)’. Aku menjawab: ‘wahai Rasulullah, kita tidak memiliki sesuatu pun (untuk dimakan)’. Beliau lalu mengatakan: ‘kalau begitu aku akan puasa.”

Bagi Gus Baha, kenangan yang dilukiskan nabi di hati istri-istrinya adalah tentang akhirat.

Oleh karena itu, kata dia, ketika Nabi Muhammad meninggal dunia semua istrinya menyimpan kenangan sekaligus kekaguman yang mendalam.

Kenangan itulah yang kemudian menuntun istri-istri nabi menjadi pribadi yang luar biasa.

“Aisyah jadi luar biasa, Zainab, Saudah juga jadi ahli ibadah. Karena kenangannya itu dekat dengan akhirat. Jadi istri nabi semakin dekat diri ke akhirat,” katanya, dalam pengajiannya yang diunggah akun Santri Gayeng di YouTube.

Gus Baha menyayangkan jika ada umat muslim yang hanya semaknai hubungan suami istri hanya sebatas bermesraan saja.

Padahal, lanjut dia, Nabi Muhammad memiliki contoh yang luar biasa terkait hal itu.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.