Cicit Kiai Maimun Zubair Meninggal Dunia di Mesir Akibat Kecelakaan Mobil

  • Bagikan
Cicit Kiai Maimun Zubair Meninggal Dunia di Mesir Akibat Kecelakaan Mobil

Ning_Arina_Sabiela_Musyaffa (22 tahun) bersama ibunya di pelataran kampus Universitas Al Azhar Kairo, Mesir. Ning Arina meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil tunggal di jalan raya Alexanderia-Kairo, sekitar 130 km dari pusat kota Mesir, Selasa (8/3/2022) dini hari. Jenazah dijadwalkan tiba di Tanah Air, Kamis (10/3/2022) petang besok.

Baca Juga : Bukan Cuma Hari Jumat? Orang yang Meninggal Hari ini Adalah Orang Mulia Kata Gus Baha

Cicit Kiai Maimun Zubair, Ning Arina Sabiela Fadholan (22), yang sedang melakukan studi di Universitas Al Azhar Mesir Fakultas Ilmu Islam dan Bahasa Arab meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal.

Kecelakaan yang terjadi pada Selasa (8/3/2022) dini hari di jalan raya bebas hambatan di sisi padang pasir terpencil di Wadi El Natrun Center, District Beheira, Mesir, itu belum diketahui secara pasti kronologinya.

Wakil Duta Besar RI di Mesir, Aji Surya, saat dikonfirmasi Tribun Jateng Rabu (9/3/2022), mengatakan belum mengetahui secara pasti kronologi yang terjadi.

“Masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Jenazah almarhum akan tiba di Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (10/3/2022) petang waktu Indonesia,” jelasnya.

Arina meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju ke Alexandria Mesir bersama dengan tiga rekan lainnya.

Baca Juga : Sebagai Jimat Ampuh, Mbah Moen Sarankan Tulis Kalimat Ini di Setiap Sudut Rumah

Yaitu Mutaani Azzahra, Muhammad Akhmal Hibatullah, dan Arga Wida Prasetyo.

“Rekan-rekannya mengalami trauma luka berat dan sedang.

Sehingga masih di rawat di rumah sakit setempat. Semuanya berasal dari Jawa Tengah,” ujar Aji.

Menurut informasi, almarhum akan dimakamkan di kediamannya di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Ning adalah sapaan untuk putri Kiai Nahdlatul di pesanteren salafiah di Jawa.

Almarhumah adalah adalah putri dari KH Fadlolan Musyafa’ Muti (52), Khatib Aam Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah periode 2013-2018.

Ayah dan ibu almarhum Nyai Haji Fenty Hidayah, kini jadi pengasuh di Pesantren Fadlul Fadlan Bilingual Berbasis Karakter Salaf di Semarang, Jawa Tengah.

Ayah almarhumah juga tercatat sebagai dosen di Fakultas Dakwah IAIN Walisongo, Semarang, Jateng.(afn)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.